Wednesday, December 19, 2012

Puisi Cinta Tuhan

Cahaya Itu

Puisi Cinta Tuhan


mentari sore kian tenggelam
kusadari sang bulanpun mulai bersiap
ada satu yang tak bergeming oleh waktu
rintik demi rintik hujan terus menerjang
menangisi bumi yang mulai tua

langitpun berubah gulita
selang waktu bergulir
tak secercah cahaya kulihat
sang bulan tak menampakkan dirinya

kucoba baringkan raga ini
dibawah kelamnya malam ini
tanpa cahaya
badan ini tak kuasa tuk bertahan
menahan dindin yang menujam ulu hati
saat raga ini mulai mati rasa

dia datang
sang bintang hadir dari balik kegelapan
bawakan kedamaian
ia menggenggam dengan kehangatan
kupercaya padamu Tuhan
ada cahaya dibalik semuanya
subhanallah

0 comments:

Post a Comment

 
Design by Alifi Nur Ikhsan